Fondasi yang Solid

Baca: Lukas 6:46-49

6:46‘Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? 6:47Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan –, 6:48ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. 6:49Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.’

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 129–131 ; 1 Korintus 11:1-16

Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. —Lukas 6:48

Setelah tinggal di rumahnya selama beberapa tahun, teman saya mendapati bahwa ruang tamu rumahnya mulai turun—dinding rumahnya mulai retak dan ada jendela yang tidak lagi dapat dibuka. Ia menemukan bahwa ruang tamu tersebut dibangun belakangan tanpa fondasi. Memperbaiki hasil pekerjaan yang buruk itu harus memakan waktu berbulan-bulan karena para tukang perlu menaruh fondasi yang baru.

Setelah pekerjaan itu selesai, saya tidak melihat banyak perbedaan (walaupun retakan sudah hilang dan jendela sudah bisa dibuka). Namun, saya menjadi paham tentang pentingnya fondasi yang solid.

Demikian juga dengan hidup kita. Yesus menceritakan perumpamaan tentang orang yang bijaksana dan yang bodoh dalam membangun rumah untuk menggambarkan kebodohan dari sikap yang tidak mau mendengarkan Dia (Luk. 6:46-49). Mereka yang mendengarkan dan menaati perkataan-Nya sama seperti orang yang membangun rumah di atas fondasi yang teguh, tidak seperti mereka yang mendengarkan, tetapi mengabaikan kata-kata-Nya. Yesus meyakinkan para pendengar-Nya bahwa ketika air bah datang, rumah mereka akan tetap bertahan. Iman mereka tidak akan terguncang.

Kita bisa tenang karena tahu bahwa saat kita mendengarkan dan menaati Yesus, Dia membangun fondasi yang kuat bagi kehidupan kita. Kita dapat memperkuat kasih kita kepada-Nya dengan membaca Alkitab, berdoa, dan belajar dari saudara seiman. Kemudian, di saat kita diterpa derasnya air bah—baik itu kejahatan, penderitaan, atau kekecewaan—kita dapat meyakini bahwa fondasi kita memang solid. Sang Juruselamat akan menyediakan dukungan yang kita butuhkan. — Amy Boucher Pye

Tuhan Allah, aku ingin membangun hidupku di atas fondasi yang solid. Tolonglah aku menyadari bahwa aku hanya bisa bersandar kepada-Mu, dan firman-Mulah yang memberi kami hikmat dan kekuatan.

Mendengarkan dan menaati Yesus memberikan fondasi yang kuat bagi hidup kita.

Wawasan:

Dalam perumpamaan tentang pembangun yang bijaksana dan yang bodoh, Yesus bukan mengajarkan bahwa kita diselamatkan oleh perbuatan baik. Sebaliknya, karenasudah diselamatkan, kita akan melakukan perbuatan baik—yakni kerelaan untuk menaati firman Allah. Dengan kiasan serupa, yakni landasan yang kokoh, Rasul Paulus menjelaskan bahwa “tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus” (1 Korintus 3:11). Yang membangun di atas landasan itu bisa saja memakai berbagai bahan—emas, perak, permata, kayu, rumput kering, atau jerami. Namun, pada hari penghakiman, api akan membuktikan pekerjaan seperti apa yang telah dibangun oleh setiap orang.

Kita diselamatkan karena kasih karunia melalui iman kepada Yesus Kristus saja. Namun, teolog John Calvin mengingatkan, “Kita diselamatkan hanya karena iman, tetapi iman yang menyelamatkan pasti terwujud lewat perbuatan” (lihat Efesus 2:10; Titus 2:14; 3:8,14).

Selama ini, bagaimanakah cara Anda membangun di atas landasan kokoh Yesus Kristus dan dengan kuasa Roh Kudus?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s