Pengabdian Kasih

Baca: Roma 9:1-5

9:1Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus, 9:2bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. 9:3Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani. 9:4Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji. 9:5Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 74–76 ; Roma 9:16-33

Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya [Israel] diselamatkan. —Roma 10:1

Setelah beriman kepada Yesus Kristus, Nabeel Qureshi menulis beberapa judul buku untuk menolong para pembacanya agar bisa memahami orang-orang yang masih menganut agama yang dahulu pernah dianutnya. Qureshi menulis dengan cara yang sopan dan sikap yang menunjukkan kasih kepada orang-orang tersebut.

Qureshi mengabdikan salah satu bukunya untuk saudara perempuannya yang belum beriman kepada Yesus. Kalimat dedikasinya cukup singkat, tetapi sarat makna. “Aku memohon kepada Allah agar suatu hari nanti kita bisa beribadah kepada-Nya bersama-sama,” demikian tulisnya.

Kita bisa merasakan kasih yang serupa ketika membaca surat Paulus kepada jemaat di Roma. Ia menulis, “Aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani” (Rom. 9:2-3).

Paulus begitu mengasihi bangsa Yahudi sampai-sampai ia rela untuk terpisah dari Allah, jika itu bisa membuat mereka menerima Kristus. Ia memahami bahwa dengan menolak Yesus, kaum sebangsanya telah menolak satu-satunya Allah yang sejati. Itulah yang mendorongnya untuk mengimbau para pembacanya agar membagikan kabar baik tentang Yesus kepada setiap orang (10:14-15).

Hari ini, marilah kita sungguh-sungguh mengabdikan diri dalam kasih yang rela berkorban bagi orang-orang terdekat kita! — Tim Gustafson

Bapa, kami meminta kepada-Mu, penuhilah hati kami dengan kasih-Mu kepada sesamaku manusia. Kami membawa Saudara/Saudari _______________ kepada-Mu dan berdoa kiranya ia bisa melihat kebenaran tentang Anak-Mu, Yesus Kristus.

Kita harus mengasihi mereka yang baginya Kristus telah mati sekaligus mereka yang di dalam dirinya Kristus terus hidup.

Wawasan:

Kerinduan Paulus agar sesamanya orang Yahudi mau percaya pada Kristus menggemakan isi hati dan rencana Bapa bagi semua manusia, Yahudi maupun non-Yahudi. Ibrani 2:9 mengatakan bahwa Yesus “untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat … yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.” Allah menghendaki supaya semua orang datang kepada-Nya lewat pengorbanan Putra-Nya. Hal ini selaras dengan ucapan Petrus, “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Petrus 3:9). Perhatikan kepedulian Allah yang besar terhadap dunia pemberontak yang rusak ini. Tak hanya menyediakan Putra-Nya, Yesus, sebagai korban penebusan yang sempurna, dengan sabar Dia juga mengulurkan kasih kepada orang-orang yang tidak mengenal-Nya. Sungguh, sebagaimana tertulis dalam Yohanes 3:16, nyatalah betapa besarnya kasih Allah terhadap dunia, sehingga Dia rela membayar harga semahal apa pun untuk mewujudkan kerinduan-Nya menjangkau umat manusia. Itulah kabar baik Injil yang luar biasa!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s